DUMAI – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir ditunjukkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Dumai dengan turun langsung membagikan nasi bungkus kepada warga di sekitar Rumah PAN Dumai, Jalan Husni Thamrin, kawasan Dock Yard, Kelurahan Simpang Tetap Darul Ikhsan (STDI), Kecamatan Dumai Barat.

Aksi sosial tersebut dilakukan secara spontan oleh jajaran pengurus DPD PAN Dumai menyusul masih terendamnya sejumlah rumah warga setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Meski hujan telah reda, genangan air masih terlihat di sejumlah titik. Kondisi itu membuat aktivitas sebagian warga terganggu.

Rumah PAN Dumai juga menjadi tempat pengungsian sementara bagi sejumlah warga sekitar yang rumahnya terdampak banjir sejak Minggu malam (27/9/2026).

Wakil Ketua I DPD PAN Kota Dumai, Indra Sukma, Senin (28/9/2026), mengatakan pembagian nasi bungkus tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran PAN Dumai terhadap masyarakat yang terdampak banjir, khususnya warga yang tinggal di sekitar Rumah PAN.

“Ini bentuk kepedulian DPD PAN Dumai kepada warga sekitar yang terdampak banjir. Walaupun hujan sudah reda, rumah warga masih terendam dan tentunya aktivitas mereka terganggu,” ujar Indra.

Menurut Indra, kegiatan pembagian nasi bungkus telah dimulai sejak Minggu (27/9/2026). Aksi serupa juga direncanakan kembali dilakukan pada Selasa (29/9/2026), dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Alhamdulillah, nasi bungkus ini merupakan sumbangan dari jajaran pengurus PAN Dumai,” katanya.

Indra menjelaskan, Ketua DPD PAN Kota Dumai, dr H Sunaryo, tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut karena sedang berada di Kota Pekanbaru. Sunaryo juga merupakan anggota DPRD Provinsi Riau.

Menurut Indra, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Ketua DPD PAN Dumai kepada seluruh kader untuk bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak banjir.

“Aksi ini tidak lepas dari arahan Ketua DPD PAN Dumai untuk melakukan gerak cepat membantu rakyat kepada seluruh kader. Pak Sunaryo juga meminta maaf tidak dapat hadir karena sedang berada di luar kota. Beliau menitipkan salam kepada masyarakat agar tetap semangat dan berharap banjir ini segera mereda,” ungkap Indra.

Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan genangan air masih cukup tinggi di sekitar Rumah PAN Dumai. Sebagian warga masih harus beraktivitas di tengah genangan.

Kondisi tersebut diduga dipengaruhi tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir serta kondisi pasang air laut yang membuat proses surutnya genangan berlangsung lebih lambat.

Dalam aksi sosial tersebut, sejumlah pengurus DPD PAN Dumai tampak turun langsung membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak.

Srikandi PAN Dumai, Ananda Putri Salsabila, yang merupakan anggota DPRD Kota Dumai sekaligus Sekretaris DPD PAN Dumai, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ananda mengatakan, pembagian nasi bungkus merupakan bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat yang rumahnya masih terdampak banjir.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat, terutama warga yang rumahnya masih terdampak banjir. Mudah-mudahan bantuan sederhana ini dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Ananda.

Aksi sosial tersebut juga melibatkan Anggota Majelis Penasehat Partai DPD PAN Dumai, H Awaluddin, yang akrab disapa Panglimo Haji Gedang. Ia turut turun langsung membagikan nasi bungkus kepada warga.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana DPD PAN Dumai, Yuyun Lestari, juga tampak hadir dan ikut membagikan bantuan kepada masyarakat.

Kehadiran jajaran pengurus PAN Dumai mendapat sambutan dari warga. Sejumlah penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan di tengah kondisi banjir yang masih mengganggu aktivitas sehari-hari.

Aksi tersebut menjadi bentuk solidaritas sosial jajaran DPD PAN Dumai terhadap masyarakat di sekitar Rumah PAN yang tengah menghadapi dampak genangan akibat hujan dan kondisi pasang air laut.

Jajaran PAN Dumai berharap kondisi banjir segera surut sehingga warga dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal. (*)