Sosialisasi Narkoba, Pelindo Dumai Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
DUMAI — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Dumai menggelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kantor Pelindo Regional 1 Dumai, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran insan kerja terhadap bahaya narkoba sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, khususnya di kawasan pelabuhan sebagai objek vital nasional.
Sosialisasi diikuti oleh perwakilan pekerja Pelindo, petugas pengamanan (security), serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di kawasan pelabuhan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan dan produktivitas kerja, serta peran aktif setiap individu dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan kerja.
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Dumai, Jonatan Ginting, menegaskan bahwa Pelindo berkomitmen untuk memastikan kawasan pelabuhan tidak hanya aman dari sisi operasional, tetapi juga bersih dari penyalahgunaan narkoba.
“Pelabuhan merupakan objek vital nasional yang menuntut profesionalisme, disiplin, serta kepatuhan terhadap aspek keselamatan. Edukasi mengenai bahaya narkoba menjadi langkah preventif penting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung kelancaran pelayanan kepelabuhanan,” ujarnya.
Selain sebagai upaya pencegahan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pelindo dan Polres Dumai dalam membangun budaya sadar hukum serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan.
Pelindo Regional 1 Dumai turut mengapresiasi dukungan Polres Dumai dalam memberikan edukasi kepada para pekerja dan mitra kerja. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Ke depan, Pelindo Regional 1 Dumai menegaskan kesiapan untuk terus mendukung berbagai program edukasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pelabuhan yang aman, berintegritas, dan berkelanjutan. ***(adv/red)
