20/08/2026

PantauNewss.com

Aktual &Terpercaya

Ketum KBPP Polri Bimo Suryono puji langkah dialogis pemerintah atasi kericuhan di Aceh saat peringatan Hari Damai ke-21

JAKARTA – Ketua Umum PP KBPP Polri AH Bimo Suryono mengapresiasi langkah pemerintah dan aparat keamanan dalam menangani insiden penurunan bendera Merah Putih saat peringatan 21 Tahun MoU Helsinki di Aceh.(20/8)

Bimo menilai peristiwa itu cukup sensitif karena berkaitan langsung dengan simbol negara dan sejarah konflik Aceh.

Namun ia melihat pemerintah dan Polri tidak gegabah. Penanganan dilakukan secara terukur dan mengutamakan dialog.

“Saya melihat ada kematangan dari pemerintah dan Polri. Tidak semua masalah harus diselesaikan dengan kekerasan.

Pendekatan persuasif justru bisa menjaga situasi tetap kondusif tanpa mengurangi wibawa negara,” ujar Bimo kepada wartawan, Rabu (19/8).

Ia juga meminta aparat menindaklanjuti secara profesional jika ditemukan pihak yang sengaja memprovokasi atau menunggangi peristiwa tersebut.”Damai di Aceh harus kita jaga.

Tapi proses hukum juga harus jalan kalau ada bukti yang kuat,” katanya.Bimo menegaskan KBPP Polri mendukung penuh upaya pemerintah dan Polri menjaga stabilitas nasional.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi.”Kita boleh beda pendapat.
Tapi jangan sampai memecah bangsa. Pemerintah bekerja, TNI-Polri menjaga, rakyat mendukung dan mengawasi. Itu kekuatan Indonesia,” tegasnya.

Selain isu Aceh, Bimo juga memuji respon cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami di NTT.

Ia menilai pemerintah juga terbuka mengevaluasi program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. “Program jalan, tapi terus diperbaiki kekurangannya,” ucap Bimo.

KronologiInsiden bermula di kawasan Masjid Raya saat sejumlah orang menurunkan bendera Merah Putih dan menggantinya dengan bendera bergambar bulan bintang berlatar merah-hitam.

Di Pendopo Gubernur, massa juga menurunkan lambang Garuda. Lima orang sempat diamankan dan kini sudah dilepas.
Situasi KondusifKapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Ia memastikan kondisi Aceh sudah kembali tenang pasca kejadian Sabtu (15/8).

“Alhamdulillah walau ada kejadian yang tidak kita inginkan, tidak berlangsung lama. Sekarang sudah kondusif. Terima kasih ke masyarakat,” kata Ruddi.
Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra juga mengimbau semua pihak menjaga kedamaian di Aceh.

“Pemerintah menghormati masyarakat Aceh yang cinta NKRI. Mari kita sama-sama benahi persoalan yang ada,” kata Yusril di Istana, Senin (17/8).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan situasi Aceh sudah terkendali. “Jajaran sudah ambil langkah. Saat ini aman,” tutup Sigit.***

 

Editor ERICK

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *