07/05/2026

PantauNewss.com

Aktual &Terpercaya

Kajian Dhuha Lanud RSN: Perkokoh Iman, Wujudkan Prajurit Tangguh dan Berintegritas

PEKANBARU – Penerangan Lanud RSN. Suasana religius dan penuh khidmat mewarnai kegiatan Kajian Rutin Dhuha yang dilaksanakan oleh seluruh personel Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin bersama satuan Insub yang beragama Islam, bertempat di Masjid Amrullah Lanud RSN, Rabu (6/5/2026). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Sunnah Dhuha, kemudian dilanjutkan dengan kajian keagamaan sebagai bagian dari pembinaan mental

dan rohani personel. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S.

Dalam tausiahnya, Ustadz Dr. H. Nazri, M.Pd. menyampaikan kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS sebagai sosok yang penuh kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Dijelaskan bahwa Nabi Ibrahim yang dikenal sebagai Abul Anbiya atau bapak para nabi, telah melalui berbagai ujian berat, mulai dari penolakan oleh keluarga dan kaumnya hingga ujian besar dalam kehidupan pribadi dan keluarganya.

“Puncak ujian beliau adalah ketika diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail. Namun dengan keimanan yang kuat, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mampu menjalani ujian tersebut dengan penuh ketaatan,” ungkap Ustadz Nazri. Ia menambahkan bahwa dari kisah tersebut terdapat pelajaran berharga, di mana ujian terberat seringkali datang dari hal yang paling dicintai, sehingga dibutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan keridhaan dalam menghadapinya.

Sebagai wujud komitmen dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai toleransi, pembinaan rohani tidak hanya difokuskan bagi personel Muslim, namun juga dilaksanakan secara terpisah bagi personel yang beragama lain sesuai keyakinannya masing-masing. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan serta penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi kekuatan dalam tubuh Lanud Roesmin Nurjadin.

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan kajian rutin seperti ini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter prajurit yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki landasan keimanan yang kuat. “Melalui kegiatan kajian Dhuha ini, saya berharap seluruh personel dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu menghadapi setiap tantangan tugas dengan sikap sabar, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Prajurit yang kuat bukan hanya secara fisik, tetapi juga kokoh secara mental dan spiritual,” tegas Danlanud.***

 

Editor : ERICK

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *