PEKANBARU - Upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu) terus diperkuat. Satuan Tugas Udara (Satgasud) Karhutla Riau bersama BNPB dan BPBD menyiapkan Bandara Japura, Rengat, sebagai lokasi alternatif untuk mendukung pengisian bahan bakar helikopter water bombing (WB), Sabtu (5/9/26)


Sebagai bagian dari persiapan tersebut, sebuah truk lowbed diberangkatkan menuju Bandara Japura untuk mendukung pergeseran sarana dan personel (manpower) yang dibutuhkan dalam menunjang operasional di lapangan.


Pemanfaatan Bandara Japura menjadi langkah strategis mengingat tingginya aktivitas titik panas (hotspot) di wilayah Inhil dan Inhu. Dengan adanya titik refuel di Rengat, helikopter WB tidak perlu selalu kembali ke Lanud Roesmin Nurjadin untuk mengisi bahan bakar, sehingga jarak tempuh dapat diperpendek dan waktu operasi di lokasi kebakaran dapat dimaksimalkan.


Danlanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris, M.Maritime.Pol., M.M.O.A.S., menyampaikan helikopter WB berangkat dari Lanud Roesmin Nurjadin menuju lokasi titik api untuk melaksanakan pemadaman melalui water bombing. Setelah menjalankan misi, helikopter dapat melakukan pengisian bahan bakar di Bandara Japura, Rengat, sebelum kembali melanjutkan operasi ke wilayah yang membutuhkan.


"Dengan dukungan tersebut, Satgas Udara diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan intensitas operasi udara, khususnya dalam merespons titik-titik kebakaran yang berada di wilayah Inhu dan Inhil", lanjut Danlanud Rsn.***


Editor : ERICK