Belajar Sambil Bermain, Anak TK Estomihi Kunjungi Pelabuhan Pelindo Dumai
PANTAUNEWSS.COM – Taman Kanak-Kanak (TK) Estomihi HKBP Dumai melaksanakan kunjungan edukatif ke kawasan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai sebagai bagian dari program pembelajaran luar kelas (outdoor learning).
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh 52 peserta didik yang didampingi lima orang guru. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada anak-anak mengenai lingkungan pelabuhan, moda transportasi laut, serta berbagai aktivitas kepelabuhanan.
Dalam kegiatan ini, para siswa diperkenalkan dengan area dermaga, proses bongkar muat barang, serta fungsi pelabuhan sebagai salah satu simpul penting dalam sistem transportasi dan logistik. Anak-anak juga mendapatkan pemahaman dasar mengenai peran strategis pelabuhan dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya Kota Dumai sebagai wilayah pesisir yang memiliki posisi penting.
Program ini menjadi bagian dari metode pembelajaran interaktif yang mendorong peserta didik untuk belajar melalui pengalaman langsung di lapangan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan anak serta menumbuhkan rasa ingin tahu sejak usia dini terhadap lingkungan sekitar.
Dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (20/5/2026), Manager Umum Pelindo Regional 1 Dumai, Muhammad Nirwan, menyampaikan bahwa Pelindo mendukung penuh kegiatan edukasi tersebut sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam bidang pendidikan, khususnya dalam pengenalan sektor maritim kepada masyarakat.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian akses kunjungan ke area pelabuhan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh wawasan baru mengenai dunia transportasi laut dan aktivitas kepelabuhanan, sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan di luar ruang kelas. Kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor industri dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aplikatif dan bermakna,” ujar Nirwan. *** (adv/red)
