Antusiasme Tinggi Warnai RTZA 2026, Lanud RSN Perkuat Komitmen Zero Accident
PEKANBARU – Penerangan Lanud Rsn. Personel Lanud Roesmin Nurjadin bersama satuan Insub menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian kegiatan Road to Zero Accident (RTZA) Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Fakhrizet, S.Sos., bertempat di Balai Prajurit Edy Harjoko, Senin (1/3/2026). Kegiatan ini meliputi ceramah Road to Zero Accident, ceramah psikologi, serta pelaksanaan safety audit guna mengevaluasi dan memastikan penerapan standar keselamatan terbang dan kerja di satuan berjalan optimal. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif dan berbagai pertanyaan yang disampaikan, mencerminkan tingginya kepedulian terhadap aspek keselamatan dalam pelaksanaan tugas.
Dalam sambutannya, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menyampaikan bahwa kegiatan RTZA dan safety audit merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen keselamatan di satuan. “Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum penting bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dan membangun budaya keselamatan yang kokoh, sehingga setiap personel memiliki kesadaran penuh untuk menjadikan safety sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Danlanud.
Lebih lanjut, Danlanud menekankan perubahan pola pelaksanaan duty safety di lingkungan Lanud RSN agar lebih efektif dan berorientasi pada pencegahan. “Kami sudah memerintahkan ke jajaran bahwa kegiatan duty safety bukan hanya laporan terkait penulisan jadwal kegiatan saja. Duty safety harus memantau, melihat potensi hazard atau bahaya, kemudian melapor. Ini sudah kita mulai,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa melalui sistem bergiliran, seluruh personel akan memiliki kesempatan untuk menemukan dan melaporkan sumber bahaya, baik dalam kegiatan penerbangan, perkantoran, maupun di luar jam dinas. “Harapan kami, dengan sudah ditanamkan secara konsisten, ini akan membawa kita pada terciptanya safety culture yang benar-benar menjadi darah daging bagi seluruh personel, sehingga mampu mencegah accident dan incident serta mewujudkan zero accident di Lanud Roesmin Nurjadin,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Fakhrizet, S.Sos., menekankan pentingnya membangun budaya keselamatan yang kuat melalui komitmen, disiplin, dan kesiapan mental seluruh personel. Ia juga mengusung moto “SEMANGAT” sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, yaitu Safety sebagai prioritas tertinggi, Energik dalam setiap aktivitas, Mantap dan teliti dalam perencanaan, Aman saat bertugas, Niat tulus dan baik, Gigih dan pantang menyerah dalam menyelesaikan misi, Amanah dan penuh tanggung jawab, serta Tangguh dalam mewujudkan TNI AU yang AMPUH.
“Kita tidak boleh merasa sudah aman. Setiap personel harus memiliki situational awareness yang tinggi, kesiapan mental yang baik, serta komitmen terhadap keselamatan, karena kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak pada kesiapan alutsista dan keberhasilan tugas,” tegas Marsda TNI Fakhrizet. Melalui rangkaian kegiatan ceramah RTZA, ceramah psikologi, dan safety audit ini, diharapkan seluruh personel semakin memperkuat generative safety culture sehingga tujuan besar zero accident dapat terwujud secara konsisten dan berkelanjutan di Lanud Roesmin Nurjadin.***
Editor : ERICK
