26/08/2026

PantauNewss.com

Aktual &Terpercaya

Megy Aidillova: PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI Sangat Spesial dan Sarat Pengalaman Kebangsaan

JAKARTA — Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan ke-73 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) resmi ditutup di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (18/8/2026).

Program yang berlangsung sejak 10 Agustus 2026 tersebut diikuti 100 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari birokrat, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi profesi, hingga unsur TNI dan Polri. Kegiatan mengusung tema “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita, Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045.”

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter, jati diri, serta pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika nasional dan global yang terus berkembang.

Dalam sambutannya pada acara penutupan, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., mengatakan kegiatan PPNK menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh peserta mengenai berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, khususnya dalam menghadapi dinamika global dan menjaga ketahanan nasional.

Ia berpesan agar seluruh peserta mampu menjadi teladan, membangun kemandirian, serta mengimplementasikan pengetahuan dan nilai-nilai kebangsaan yang diperoleh selama mengikuti program ke dalam tugas, profesi, dan kehidupan bermasyarakat.

“Kami berpesan agar menjadi teladan dan mandiri, selalu menerapkan pengetahuan dan nilai-nilai kebangsaan ke dalam tugas, profesi, dan kehidupan bermasyarakat serta menjadi agen perubahan,” ujar Ace Hasan.

Ia juga mendorong peserta untuk terus menyebarluaskan pemahaman yang benar mengenai kebangsaan, membangun berbagai inisiatif di tingkat lokal yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Semoga apa yang telah diperoleh menjadi modal berharga, semangat penggerak, serta fondasi kokoh yang membawa kita semua menuju masa depan Indonesia yang gemilang,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang peserta PPNK Angkatan ke-73, Megy Aidillova, ST., mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam program tersebut memberikan pengalaman yang sangat berkesan.

Saat ditemui dalam diskusi santai pada Selasa (25/8/2026), Megy menilai PPNK Angkatan ke-73 memiliki nuansa tersendiri karena pelaksanaannya bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, kami telah selesai melaksanakan PPNK Angkatan 73 dengan baik. PPNK Angkatan 73 ini sangat spesial karena berbarengan dengan peringatan puncak HUT RI ke-81. Kami memperingatinya melalui upacara bersama pimpinan Lemhannas RI dan jajaran. Suatu suasana yang langka dari biasanya,” tutur Megy.

Selama mengikuti program, Megy mengatakan para peserta mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan berbagai narasumber, panelis, pimpinan, serta instruktur Lemhannas RI. Interaksi tersebut juga berlangsung antarpeserta melalui berbagai kelompok diskusi dan kegiatan bersama.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut memperkaya wawasan peserta mengenai berbagai aspek strategis yang menentukan masa depan bangsa.

“Kami begitu banyak berdiskusi, baik dengan narasumber, panelis, pimpinan, instruktur di Lemhannas RI, maupun antar kelompok. Kami berbagi pengalaman dan memperkaya wawasan mengenai berbagai aspek yang menentukan masa depan bangsa, seperti mengantisipasi perubahan geopolitik, penguatan sistem ketahanan nasional, pemberdayaan sumber daya manusia, hingga penguatan etika dan integritas dalam penyelenggaraan negara,” jelasnya.

Selain materi dan diskusi, sejumlah kegiatan di luar ruangan juga meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Megy menyebut kegiatan outbound dan api unggun menjadi salah satu momen yang semakin memperkuat solidaritas dan soliditas antaranggota.

“Hal yang paling berkesan bagi kami adalah saat outbound dan api unggun. Di sana semakin terbangun rasa solidaritas dan soliditas dalam membangun tim,” ungkapnya.

Putra Minang asal Nagari Kapau, Kabupaten Agam, tersebut menegaskan bahwa hal terpenting dari program PPNK bukan sekadar mendapatkan pengetahuan, tetapi bagaimana nilai-nilai kebangsaan yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang terpenting dalam kegiatan kami adalah bagaimana nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa dapat kami implementasikan untuk mewujudkan kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Megy yang merupakan perwakilan organisasi GMMP sekaligus alumni Resimen Mahasiswa berharap seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PPNK dapat memberikan manfaat nyata di lingkungan tempat peserta mengabdi.

“Semoga apa yang telah kami dapatkan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, minimal di tempat kami melakukan pengabdian,” harapnya.

Seluruh peserta PPNK Angkatan ke-73 yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai dan dinyatakan memenuhi persyaratan memperoleh sertifikat yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Lemhannas RI.

Selain sertifikat, peserta juga mendapatkan PIN Lemhannas RI yang pemasangannya dilakukan secara simbolis pada acara penutupan oleh Gubernur Lemhannas RI.

Sebanyak 100 peserta PPNK Angkatan ke-73 tersebut selanjutnya akan bergabung dalam wadah Ikatan Alumni Lemhannas RI, sebagai bagian dari jejaring alumni yang diharapkan terus berkontribusi dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional. *** (red) 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *